Tampilan Masjid Terdampak Banjir di Aceh Mulai Pulih Dibersihkan

akamsphonelink-qrc Masjid yang sempat terdampak banjir di sejumlah wilayah di Aceh kini mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan. Setelah air banjir surut, warga bersama aparat setempat dan relawan bahu-membahu melakukan pembersihan area masjid serta memperbaiki fasilitas yang rusak.
Pantauan di lapangan menunjukkan lantai masjid yang sebelumnya tertutup lumpur kini sudah di bersihkan. Sisa-sisa material banjir seperti sampah, kayu, dan lumpur berhasil di angkut secara bertahap. Dinding, tempat wudu, hingga halaman masjid juga menjadi fokus utama pembersihan agar masjid dapat kembali di gunakan dengan nyaman oleh jamaah.
Listrik Kembali Normal, Aktivitas Ibadah Berangsur Pulih
Selain pembersihan, perbaikan instalasi listrik menjadi prioritas penting. Banjir sempat menyebabkan aliran listrik padam demi keselamatan. Setelah dilakukan pengecekan dan perbaikan oleh petugas terkait, listrik di masjid kini sudah kembali menyala dan dinyatakan aman.
Dengan pulihnya aliran listrik, aktivitas ibadah mulai kembali berjalan normal. Beberapa masjid bahkan sudah kembali menggelar salat berjamaah secara rutin, meski tetap dilakukan penyesuaian sambil menunggu pemulihan total.
Gotong Royong Warga Jadi Kunci Pemulihan
Proses pemulihan masjid ini tidak lepas dari peran aktif masyarakat sekitar. Warga secara sukarela turun langsung membersihkan masjid, membawa peralatan sendiri, hingga menyediakan konsumsi bagi para relawan. Semangat gotong royong terlihat kuat di tengah kondisi pascabanjir.
Tokoh masyarakat setempat menyampaikan apresiasi atas kepedulian warga dan relawan. Menurut mereka, masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga pusat kegiatan sosial dan spiritual masyarakat, sehingga pemulihannya menjadi prioritas bersama.
Harapan Agar Banjir Tak Terulang
Meski kondisi masjid mulai membaik, masyarakat berharap adanya langkah antisipasi agar kejadian serupa tidak terulang. Perbaikan drainase, normalisasi sungai, serta peningkatan kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem dinilai penting untuk meminimalisir dampak banjir ke depannya.
Pemulihan masjid terdampak banjir di Aceh ini menjadi simbol bangkitnya semangat kebersamaan dan kepedulian sosial. Dengan kondisi yang semakin membaik, di harapkan masjid dapat kembali berfungsi secara optimal sebagai tempat ibadah dan pusat kegiatan masyarakat.