Jalan Masih Basah Usai Dicor, Aksi Pemotor Picu Amarah Warga

akamsphonelink-qrc Sebuah insiden terjadi di lingkungan pemukiman saat seorang pemotor nekat melintasi jalan yang baru saja di cor .
Dalam rekaman yang beredar luas di media sosial, terlihat warga menghadang pemotor tersebut dan meluapkan kekesalan mereka. Jalan yang seharusnya di jaga agar tetap steril justru di lewati tanpa izin, meninggalkan bekas dan merusak permukaan beton.
Pengecoran Baru Selesai, Jalan Seharusnya Steril
Menurut keterangan warga, proses pengecoran di lakukan secara swadaya maupun hasil kerja sama lingkungan. Jalan tersebut membutuhkan waktu tertentu agar beton mengeras dengan sempurna demi menghasilkan kualitas yang kuat dan tahan lama.
Namun, pemotor yang di duga tidak sabar memilih menerobos demi mempersingkat waktu perjalanan, tanpa memikirkan dampak yang di timbulkan.
Warga Emosi, Kerja Keras Terancam Sia-sia
Warga yang berada di lokasi mengaku kesal karena pengecoran jalan memakan biaya, tenaga, dan waktu. Jika permukaan beton rusak, maka perbaikan harus di lakukan ulang dan menambah beban biaya.
“Baru juga dicor, masih basah, kok nekat dilewati,” ujar salah satu warga dengan nada geram.
Meski emosi sempat memanas, warga berusaha menahan diri agar situasi tidak berujung pada tindakan anarkis.
Fenomena Kurang Sabar di Jalan Raya
Peristiwa ini kembali menyoroti rendahnya kesadaran sebagian pengguna jalan terhadap aturan dan kondisi lingkungan sekitar. Sikap tidak sabar dan mementingkan kepentingan pribadi sering kali berujung pada konflik dengan masyarakat.
Padahal, rambu atau penutupan jalan sementara biasanya dilakukan demi kepentingan bersama dan kenyamanan jangka panjang.
Imbauan untuk Pengguna Jalan
Warga berharap kejadian serupa tidak terulang. Mereka mengimbau seluruh pengguna jalan agar:
-
Menghormati proses perbaikan jalan
-
Mematuhi penutupan sementara
-
Mengutamakan kepentingan bersama
Kesabaran sesaat dinilai jauh lebih baik daripada merusak fasilitas umum yang digunakan banyak orang.