Presiden Kolombia Tunjukkan Sikap Tegas, Siap Ngelawan Balik

akamsphonelink-qrc Peta politik internasional kembali memanas. Presiden Kolombia menunjukkan sikap yang di nilai berani dan tegas setelah secara terbuka menyatakan siap menghadapi tekanan politik dari US.
Di tengah di namika geopolitik yang sensitif, Kolombia menegaskan bahwa negaranya tidak akan tunduk pada tekanan sepihak.
Sinyal Perlawanan Terbuka
Dalam pernyataannya, Presiden Kolombia menegaskan bahwa kedaulatan negara bukanlah sesuatu yang bisa di tawar. Ia menolak segala bentuk intimidasi politik, ekonomi, maupun diplomatik yang berpotensi merugikan kepentingan nasional Kolombia.
Sikap ini dianggap sebagai sinyal perlawanan terbuka terhadap gaya politik keras yang selama ini melekat pada Trump, terutama dalam urusan Amerika Latin.
Hubungan AS–Amerika Latin yang Tak Pernah Stabil
Hubungan Amerika Serikat dengan negara-negara Amerika Latin memang kerap naik turun. Kebijakan era Trump sebelumnya di nilai banyak pihak terlalu menekan, mulai dari isu migrasi, perdagangan, hingga keamanan regional.
Kolombia, yang selama ini di kenal sebagai sekutu strategis AS di kawasan, kini menunjukkan bahwa kerja sama tidak berarti kepatuhan mutlak. Ada batas tegas antara diplomasi dan dominasi.
Reaksi Internasional dan Dukungan Publik
Pernyataan Presiden Kolombia menuai respons beragam. Di dalam negeri, banyak warga memuji keberanian dan ketegasan pemimpin mereka. Sementara di kancah internasional, sejumlah pengamat melihat ini sebagai simbol perubahan arah politik Amerika Latin—lebih berani bersuara dan menuntut kesetaraan dalam hubungan global.
Langkah ini juga dinilai dapat menginspirasi negara-negara lain untuk bersikap lebih tegas dalam menghadapi tekanan dari kekuatan besar dunia.
Penutup
Sikap “gak geter” Presiden Kolombia bukan sekadar pernyataan politik, melainkan pesan kuat bahwa era tunduk tanpa perlawanan mulai ditinggalkan. Dunia kini menyaksikan bagaimana Kolombia menempatkan diri sebagai negara berdaulat yang siap berdiri sejajar, bukan sekadar mengikuti arus.
Apakah ini awal dari babak baru hubungan Amerika Latin dengan Amerika Serikat? Waktu yang akan menjawab.